Thursday, August 29, 2019

BEGINI PROSES WHITE BODY PADA ZUZUKI APV

Harga APV

Kegiatan utama dari PT Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun 2 adalah memproduksi kendaraan roda empat tipe APV, Futura, dan Wagon R Karimun. Proses-proses dalam memproduksi kendaraan roda empat pada dasarnya dalam PT Suzuki Indomobil Motor melalui beberapa tahapan yang saling berhubungan antara proses yang satu dengan proses selanjutnya. Harga APV yang terbilang bersahabat ini ternyata telah melalui berbagai macam – macam proses, salah satunya pada proses White Body ini. Proses ini saling berurutan dimana setiap proses harus menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga menjadi satu kesatuan produk yang siap pakai dan mampu bersaing dipasaran. Proses produksi yang dilakukan di welding section yaitu proses pembentukan white body atau kerangka kosong dari sebuah mobil. 

1. Rencana Produksi
Tahap pertama produksi white body mobil APV YLO-V dalam welding section dimulai dari perintah produksi. PPIC (Planing Production Inventory Control) memberikan rencana produksi kepada bagian produksi untuk melakukan perencanaan produksi atas dasar permintaan pelanggan melalui informasi dari bagian Marketing. 

2. Penyiapan Bahan Baku
Tahap kedua yaitu adanya persiapan bahan baku. Bahan baku yang digunakan dalam proses produksi welding section terdapat dua jenis yaitu inhouse (Pressing) dan Outhouse (vendor lokal & ckd). Bahan baku yang berasal dari lokal maupun luar negri tentunya akan melawati tahap pemeriksaan terlebih dahulu.

3. Pemeriksaan bahan baku
Tahap ketiga adalah pemeriksaan bahan baku. Bahan baku yang berasal dari in house akan diperiksa oleh pihak pengendalian kualitas bagian pressing dan untuk bahan baku yang berasal dari luar negri akan diperiksa oleh PMC (Production Material Control). Bahan baku yang telah melewati tahap pemeriksaan sudah dinyatakan siap digunakan dalam proses produksi.

4. Proses Produksi
Tahap keempat yaitu masuk kedalam proses produksi welding section. Proses produksi bagian welding section melalui proses pengelasan di semua komponen yang akan di sub assy. Pada proses produksi welding dapat terlihat jelas semua aktivitas produksi pembentuk white body yang terdiri dari beberapa lini produksi yaitu main-line dan sub line.

5. Pemeriksaan Hasil Produksi
Tahap kelima adalah pemeriksaan hasil dari proses produksi. Proses ini dilakukan oleh pihak pengendalian kualitas untuk mengetahui adanya kecacatan pada proses produksi untuk setiap sub line. Kecacatan yang terjadi dalam proses produksi akan mendapatkan penanganan sesuai dengan permasalahan yang menimbulkan kecacatan. Komponen pembentuk white body yang mengalami cacat pada lini produksi akan mendapatkan penanganan oleh repair man, dan juga melakukan proses produksi ulang.

6. Proses Perakitan
Tahap keenam adalah proses perakitan white body pada bagian mekanik. Proses ini dilakukan oleh operator produksi dengan merakit komponen lainnya yang berasal dari sub line mekanik pada white body yang masih kosong. Terdapat beberapa komponen yang harus dipasang dalam proses mekanik ini sehingga akan terbentuk satu kesatuan yang utuh dari white body atau kerangka jadi mobil.

7. Pemeriksaan kembali Hasil Produksi
Tahap ketujuh adalah pemeriksaan kembali terhadap hasil dari white body. Pemerikasaan kembali dilakukan oleh pihak pengendalian kualitas untuk mengetahui masih terdapat kecacatan atau tidak. Hasil pemeriksaan yang menunjukkan masih adanya kecacatan pada white body maka akan dilakukan repair atau perbaikan yang dilakukan oleh repair man.

8. Pembuatan Laporan Produksi
Tahap terakhir dalam proses produksi welding section yaitu membuat laporan produksi yang dilakukan oleh pihak produksi untuk dilaporkan nantinya kepada pihak PPIC. White body yang telah lolos pemeriksaan selanjutnya akan masuk ke proses yang berikunya yaitu painting. Proses pada bagian welding section telah dinyatakan selesai dengan status WB-OK.

Related Posts

BEGINI PROSES WHITE BODY PADA ZUZUKI APV
4/ 5
Oleh